Selamat datang 2016. Nggak kerasa cepet banget setahun berlalu, dan sekarang udah ada 366 hari baru menanti gue dan kita semua. Bakal ada kejutan apa ya? Hmmm…

Tahun 2015 kayaknya cukup baik buat gue. Kenapa? Simple, karena kalau dihitung-hitung lebih banyak momen happy yang gue lewatin dibanding hal-hal yang bikin gue mewek. Mulai dari temen-temen deket gue yang punya anak—halo baby Daya dan Akira, nonton konser boyband Korea idola—BigBang, nonton konser Taeyang, nonton konser bersejarah One Direction—gratis, ngumpul seru bareng geng SMA yang isinya 24 orang, wawancara Afgan, nonton kejuaraan bulutangkis dunia, melewati JFW dengan sehat walafiat, beli kamera dambaan, dan ditutup dengan wawancara manis bareng Tulus. Soal Tulus mungkin akan gue buat ceritanya sendiri.

Banyak banget yang kesampean. Mungkin masih banyak lagi, tapi nggak kesebut… yang pasti gue juga happy dan bersyukur karena gue, keluarga besar gue, dan teman-teman gue masih diberi kesehatan dan kesempatan hidup satu tahun kemaren, hehehe…

Tapi ada juga unhappy momen yang harus gue lewatin, salah satu yang terberat adalah harus kehilangan salah satu sahabat gue, Prass. Jujur aja sampai sekarang gue masih suka lupa kalau dia udah nggak ada. Selain Prass, ada juga bude gue yang berpulang di bulan Oktober. Bude gue ini kakak kandung nyokap gue. Sekaligus anak pertama yang meninggal dari 10 bersaudara yang ada. Huhu…

Selain kehilangan orang-orang tercinta, gue juga kehilangan motor gue si Vaio. Kalo ini bukan karena dia mati, tapi gue jual karena BU! hahaha… Alhasil di tahun 2015 gue menjadi orang yang mengandalkan ojek online. Infonya, 2016 berlaku tarif normal. Sempurna, jooooo! *garuk-garuk tembok*

Selain happy dan unhappy momen, ada juga yang stuck di kehidupan gue alias gitu-gitu aje. Yang pertama soal berat badan gue. Diet hanya bertahan sebulan, padahal modal udah gede. Kedua masalah percintaan gue. Sereeeet cuy…. Duh, ya Allah, kapan sih tulang rusuk gue ketemu. Padahal rahim gue udah siap dibuahi, nih! Wakakakak..

Ya, kira-kira seperti itulah kaleidoskop singkat gue di tahun lalu.

***
Biasanya tahun baru resolusi baru. Gue pun begitu. Resolusi gue ingin hidup lebih happy dan lebih baik dari tahun lalu. Tapi ada fokus utamanya, nih, yaitu nabung beli motor, dan memiliki badan kurus di hari lebaran. Caranya, tanpa makan nasi untuk beberapa bulan ke depan.

Sayangnya baru lewat jam 00.01 di malam tahun baru resolusi gue udah gagal. Alih-alih ga makan nasi gue malah nabung kolesterol dengan makan 2 centong nasi pake kepiting saos tiram, hahahaha! Besoknya makan nasi goreng ribs sebakul mahahahaha! Apalah arti resolusi, yang penting hidup happy. Tapi gue akan tetap berusaha.

Ada juga beberapa rencana yang sudah direncanakan di tahun sebelumnya dan akan dieksekusi tahun ini. Gue sangat excited menunggunya. Bakal jadi momen berkesan tahun ini.

Dalam pekerjaan gue sebagai redaktur majalah, gue juga baru mendapatkan bos baru namanya Kak Yani. Beliau menggantikan Mba Nia yang bakal pindah mengurus majalah Pesona. Moga gue bisa bekerja lebih giat lagi.

Nah, di tahun baru ini gue juga mendapat tugas baru dari Kak Yani sebagai pengelola setiap anak magang yang akan masuk ke kantor. Pertimbangan gue dipilih karena dianggap memiliki sumbu panjang untuk manghadapi anak baru yang masuk. TIDAAAAAAAAK!!!! Tapi penasaran juga karena Januari ini udah ada daftar satu anak magang yang bakalan masuk. We’ll see… mudah-mudahan nggak membuat gue ingin menebas kepalanya. Wakakakak!

Rasanya segitu dulu yang ingin gue bagi di awal tahun. Semoga tahun ini gue bisa menangkap banyak momen seru. Daaaaan.. bisa lebih rajin nulis blog, ya. Hahaha…

Tunggu cerita-cerita gue selanjutnya, ya guyyyss! Langsung diketik dari warnet terdekat!

Foto: kinfolk.com

Advertisements