Alhamdulillah ini tulisan yang kedua, semoga ada yang ketiga, keempat, kelima, dan seterusnya. Tapi di tulisan kedua ini saya bingung, apakah saya akan menggunakan kata ‘saya’ atau menggunakan kata ‘gue’ seperti pada tulisan yang pertama. Bingung saya, bikin susah tidur semalam, beneran saya nggak bohong, karena ini sangat penting.

Kalau pakai kata ‘gue’ bikin jadi susah nulis bentuk seperti ini. Kalau pakai kata ‘saya’ seperti membuat ada jarak di antara kita . Kalian tahu, kan, hubungan yang berjarak bikin orang cepet putus. Saya nggak mau putus sama kalian, walaupun nggak bikin saya jomblo. Padahal ini hanya cerita sehari-hari yang ringan saja, yang pasti di dalam cerita itu semua orang pakai kata sapaan ‘elo’ dan ‘gue’.

Saya bingung banget. Tapi kalian jangan ikut bingung, ini, kan, urusan saya. Kalian pikirkan saja apa yang perlu kalian pikirkan, jangan mikirin saya, nanti ikut pusing. Kasian.

Setelah saya merenung, kayaknya saya akan menggunakan kata ‘saya’ di blog ini. Bukan karena ingin berjarak, seperti jarak strata sosial si miskin dan si kaya, bukan karena saya sombong, melainkan agar lebih enak saja dibaca. Tapi mungkin suatu saat akan saya pakai juga kata ‘gue’ untuk tulisan-tulisan yang saya anggap perlu. Begitu saja, ya, kesepakatan dalam diri saya yang sebenarnya kalian tidak perlu tahu. Tapi ingin saya beri tahu karena ini, kan, blog saya, tempat saya berbagi cerita. Semoga kalian maklum kalau anggap saya labil.

Sudah, ya.

Advertisements